Panen Jagung Hybrid & Melon Hidroponik, Bukti Nyata Ketahanan Pangan Desa Bakung
Terkecil
Terbesar
Tangerang DataNews8.com — Pemerintah Desa (Pemdes) Bakung, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, terus menunjukkan komitmen kuat dalam membangun ketahanan pangan berbasis inovasi. Keberhasilan panen jagung hibrida yang dilakukan bersama masyarakat kini diperkuat dengan pengembangan melon hidroponik serta budidaya sayuran modern di lahan terbatas.Senin (04/05/2026),
Kegiatan panen jagung hibrida berlangsung dengan penuh semangat, didampingi oleh Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Kronjo bersama staf kecamatan. Kehadiran pihak kecamatan menjadi bentuk dukungan nyata terhadap program pertanian yang dijalankan desa melalui BUMDes.
Hasil panen jagung yang memuaskan menjadi fondasi kuat bagi Pemdes Bakung untuk terus berinovasi. Tak berhenti di situ, desa ini juga sukses mengembangkan melon hidroponik di lahan seluas 11x6 meter dengan jumlah sekitar 150 pohon dari tiga varietas unggulan, yakni Tanon, Sweet Suny, dan The Blues.
Kepala Desa Bakung, Ari Dwi Setyantoro, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan strategi berkelanjutan dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi masyarakat.
“Alhamdulillah, dari jagung hingga melon hidroponik, semuanya berjalan baik. Ini bukti bahwa dengan inovasi dan kebersamaan, desa bisa mandiri dalam sektor pangan,” ujarnya.
Tak hanya melon, Pemdes Bakung juga mengembangkan berbagai jenis sayuran hidroponik seperti pakcoy dan selada yang tumbuh subur di instalasi terbuka. Pemanfaatan teknologi sederhana ini mampu mengoptimalkan lahan sempit menjadi produktif dan bernilai ekonomis.
Terlihat dalam kegiatan tersebut, para perangkat desa dan masyarakat aktif terlibat, mulai dari proses penanaman hingga perawatan. Hal ini menjadi cerminan kuatnya semangat gotong royong dalam membangun desa.
Dengan berbagai terobosan ini, Desa Bakung semakin menegaskan diri sebagai desa yang adaptif dan inovatif dalam menghadapi tantangan pangan. Dari ladang jagung hingga kebun hidroponik, langkah nyata terus dilakukan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
(Subli)